Aug
27

Setetes Kesegaran Dalam Ramadhan

Alhamdulilah Ramadhan datang lagi. Akhirnya bisa menunaikan ibadah puasa lagi. Kali ini ibadah puasa tahun ketiga di Surabaya. Panasnya udara Surabaya dan udara kering yang berhembus tiap hari seakan memberikan tantangan tersendiri dalam bulan Ramadhan kali ini.

Sayang nya tahun ini tidak bisa mengawali ibadah sahur dikampung halaman karena kesibukan dan kepadatan kuliah yang semantiasa bertumpuk tiap hari. Namun inilah keindahan tersendiri dimana sebuah kesibukan harus diimbangi dengan ibadah. Karena Ramadhan adalah bulan yang penuh semangat.Ramadhan sebagai ‘Shahrul Ibadah’ harus kita maknai dengan semangat pengamalan ibadah yang sempurna. Ramadhan sebagai ‘Shahrul Fath’ (bulan kemenangan) harus kita maknai dengan memenangkan kebaikan atas segala keburukan. Ramadhan sebagai “Shahrul Huda” (bulan petunjuk) harus kita implementasikan dengan semangat mengajak kepada jalan yang benar, kepada ajaran Al-Qur’an dan ajaran Nabi Muhammad Saw. Ramadhan sebagai “Shahrus-Salam” harus kita maknai dengan mempromosikan perdamaian dan keteduhan. Ramadhan sebagai ‘Shahrul-Jihad” (bulan perjuangan) harus kita realisasikan dengan perjuangan menentang kedzaliman dan ketidakadilan di muka bumi ini. Ramadhan sebagai “Shahrul Maghfirah” harus kita hiasi dengan meminta dan memberiakan ampunan.

Puasa sudah diwajibkan bagi kita yang mau beriman kepada Allah SWT. Bagaimanapun ibadah puasa juga sudah diwajibkan kepada kita sebagaimana juga diwajibkan kepada seluruh umat yang ada didunia sebelum kita. Justru dengan datangnya bulan Ramadhan mari kita saling berlomba untuk mendapat rahmat dari Allah SWT sekaligus dalam menyambut Ramadhan ini saat nya untuk berlomba mengikuti lomba blog dijamin murah sekaligus mengisi waktu selama beribadah puasa.

Hikmah-hikmah puasa dan Ramadhan yang sedemikian banyak dan mutidimensional, mengartikan bahwa ibadah puasa juga multidimensional. Begitu banyak aspek-aspek ibadah puasa yang harus diamalkan agar puasa kita benar-benar berkualitas dan mampu menghasilkan nilai-nilai positif yang dikandungnya. Seorang ulama sufi berkata “Puasa yang paling ringan adalah meninggalkan makan dan minum”. Namun sebagai orang yang beriman mari kita jadi bulan puasa ini untuk meredam amarah dan memperbayak amal ibadah selagi kita masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara di bumi ini.Setetes Kesegaran Dalam Ramadhan ini akan memberikan kita berjuta kenikmatan di suatu saat nanti.

optimasi seo,robotika,blue hat seo,elektronika

Kirim artikel terbaru langsung ke email Anda:

Delivered by FeedBurner


Related Tag:

PoinBlack,SENJATA POIN BLAK

2 Responses to “Setetes Kesegaran Dalam Ramadhan”

  1. yoyok | August 28, 2009 @ 3:13 am |

    semoga menang mz lombanya…

  2. Pasang Iklan Gratis | September 1, 2009 @ 4:08 am |

    Apik bgt artikelnya, Aku tunggu artikel selanjutnya ya..

Diskusi Yuk..Send Komenmu..!