Operating Amplifier memiliki peran yang sangat sangat penting pada rangkaian elektronika Analog. karena Operating Amplifier sendiri menjadi dasar untuk rangkaian elektronika lainnya. untuk mengenal lebih jauh dari aplikasi Op-Amp maka dibawah ini saya posting-kan beberapa referensi tentang rangkaian dasar Op-Amp.

Non Inverting Amplifier:

Vf = R2/R1+R2
Vout = Aol (Vin+Vf)
= Aol ( Vin-?.Vout )
= Aol.Vin – Aol.?.Vout

Vout.Aol.?.Vou t = Aol.Vin
Vout/Vin = Aol/(1+Aol.?)
Vout/Vin = Aol/Aol.?
= 1/?

Acl(non inverting) = R1+R2/R2
= 1 + R1/R2
Acl(non inverting) = 1+Rf/Ri

hasil simulasi dengan EWB

Apllikasi yang lain misalkan Inverting Amplifier, atau Komparator silahkan klik disini untuk download file secara utuh.

auto blog post tiyoavianto

Sharing dan Diskusi..??!!Update semua di member area...

Jangan lewatkan setiap Artikel Blog ini

Dapatkan info terbaru blog ini dari email Anda:

delicious | digg | reddit | facebook | technorati | stumbleupon | savetheurl

Baca Artikel Berkait

  • elec_mechanical explain about CodeVision AVR
  • Pengalaman Jual Domain PR3 di Ebay
  • Job Paid to Review Membludak
  • Coupon Domain dari Godaddy 2010
  • AutoBlog Wordpress Dengan WPMixer
  • Download Buku Membongkar Gurita Cikeas
  • Tahun Baru 2010 dan Code Coupon Godaddy 2010
  • Akun DigitalPoint Kena Banned
  • Cara Gampang Dapatkan Backlink dari Web .EDU
  • Hanya Juara Unggulan

Gunakan code kupon "cheaphost4u" untuk potongan harga $ 0,01 perbulan.

Related Posting Engine:

  • hprfhelp version 2 12
    The most common operating voltages for battery powered systems are 3V (1 Lithium Ion cell), 5V, and 6V (2 cells of Lithium Ion). When an amplifier is operated from a battery
    Read More...

Hasil Pencarian Lain:

rangkaian elektronika dan penjelasan,rangkaian amplifier,operating amplifier,rangkaian elektronika dan penjelasannya,rangkaian op amp,PENJELASAN TENTANG AMPLIFIER,simulasi rangkaian amplifier,penjelasan inverting amplifier,non inverting vs inverting,inverting op amp,cara kerja rangkaian inverting,penjelasan rangkaian op amp proporsional,rangkaian inverting,aplikasi op-amp,artikel op amp,operational amplifier rangkaian inverting,penggunaan inverting amplifier,Mengenal OP Amp,simulasi rangkaian elektronika,penjelasan simulasi amplifier,simulasi amplifier,penjelasan tengtang rangkaian komparator inverting dan non inverting,rangkaian inverting amplifier,rangkain elektronikal dan pejelasannya,penjelasan tentang komparator op amp,rangkaian noninverting,rangkaian non inverting,rangkaian amplifier blog,rangkaian komparator op amp,rangkaian inverting dan non inverting,sistem kendali rangkaian inverting,op-amp inverting,cara kerja amplifier,artikel tentang rangkaian op-amp,Artikel inverting amp,aplikasi rangkaian kontrol proporsional OpAmp,aplikasi rangkaian inverting dan non inverting,aplikasi rangkaian elektronika proporsional,aplikasi rangkaian amplifier,aplikasi op amp non inverting,aplikasi op amp inverting,aplikasi inverting,cara kerja op amp amplifier,cara kerja rangkaian amplifier,op-am,op amp rangkaian,op amp aplikasi,op amp amplifiers,non inverting op amp,non inverting amplifier,kontrol proporsional,inverting opamp,inverting amplifier,elektronika amplifire,AMPLIFIER

No Comments